PRABOWO AJUKAN DESTRY DAMAYANTI JADI CALON TUNGGAL GUBERNUR BI! KINI BOLA DI TANGAN DPR

Wednesday, 16 September 2026, 05:53 am

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI melalui Surat Presiden (Surpres).

Dengan pengajuan tersebut, Destry memasuki tahapan penting menuju jabatan Gubernur BI definitif. Keputusan akhir kini berada di tangan DPR melalui mekanisme pencalonan yang berlaku.

Posisi Gubernur BI sangat strategis karena berkaitan langsung dengan stabilitas rupiah, kebijakan moneter, inflasi, dan stabilitas sistem keuangan nasional.

DARI PEJABAT SEMENTARA KE CALON DEFINITIF

Destry bukan nama baru di Bank Indonesia. Ia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan dipercaya menjalankan tugas sebagai pejabat gubernur sementara setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.

Kini, Presiden Prabowo mengajukannya sebagai satu-satunya kandidat untuk memimpin BI secara definitif. Pilihan tersebut sekaligus membuka peluang kesinambungan kepemimpinan dan kebijakan di bank sentral.

REKAM JEJAK DI SEKTOR KEUANGAN

Destry memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, perbankan, pasar keuangan, dan kebijakan makroekonomi.

Sebelum menduduki posisi strategis di BI, ia pernah berkarier di sejumlah institusi, termasuk Citibank Indonesia, Mandiri Sekuritas, Bank Mandiri, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pengalaman tersebut menjadi modal penting menghadapi tantangan ekonomi nasional yang semakin kompleks.

DPR JADI PENENTU

Meski telah diajukan sebagai calon tunggal, Destry belum otomatis menjadi Gubernur BI definitif.

DPR akan menjalankan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk proses uji kepatutan dan kelayakan, sebelum menentukan persetujuan atas pencalonannya.

Dengan demikian, setelah Presiden mengajukan nama, bola kini berada di tangan DPR.

TANTANGAN BESAR MENANTI

Jika mendapat persetujuan, Destry akan menghadapi sejumlah tantangan besar: menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi, memperkuat stabilitas sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan independensi kebijakan moneter.

Tantangan tersebut menjadi semakin penting karena koordinasi antara pemerintah dan bank sentral harus berjalan baik, sementara kredibilitas dan independensi BI tetap harus dijaga.

PASAR MENUNGGU ARAH KEBIJAKAN

Pencalonan Destry mendapat perhatian pelaku pasar karena pengalaman panjangnya di BI dan sektor keuangan dinilai dapat mendukung kesinambungan kebijakan bank sentral.

Namun, pengalaman saja tidak cukup. Publik dan pasar akan menunggu bagaimana calon Gubernur BI mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas rupiah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, stabilitas sistem keuangan, dan independensi bank sentral.

Jika disetujui DPR, Destry juga berpotensi mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia secara definitif.

Kini perhatian tertuju pada DPR.

Apakah Destry Damayanti mampu menjaga stabilitas BI sekaligus menjawab tantangan ekonomi di era pemerintahan Prabowo?

Jawabannya akan ditentukan melalui proses di parlemen.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *