AKHIRI PENANTIAN HAMPIR 28 TAHUN! Prabowo Resmikan Groundbreaking LNG Abadi Masela Rp377 Triliun, Tonggak Baru Kedaulatan Energi Indonesia

Wednesday, 16 September 2026, 05:52 am

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi memulai babak baru sejarah pembangunan energi nasional dengan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Peresmian ini mengakhiri penantian panjang selama hampir tiga dekade. Proyek energi raksasa yang sempat mandek selama sekitar 28 tahun itu akhirnya memasuki tahap pembangunan dengan nilai investasi mencapai USD20,95 miliar atau sekitar Rp377,1 triliun, menjadikannya salah satu investasi energi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa LNG Abadi Masela bukan sekadar proyek migas, melainkan proyek strategis yang akan memperkuat kedaulatan energi nasional sekaligus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia, khususnya di kawasan timur.

«”Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa kita tunggu, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan,” tegas Presiden Prabowo.»

Presiden juga menginstruksikan agar seluruh proses pembangunan dipercepat tanpa hambatan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, proyek strategis nasional seperti Abadi Masela harus menjadi simbol percepatan pembangunan, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika global.

Selain meningkatkan produksi gas nasional, proyek LNG Abadi Masela diproyeksikan mendorong hilirisasi industri, menarik investasi lanjutan, membuka ribuan peluang kerja, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Maluku dan wilayah Indonesia Timur.

Groundbreaking LNG Abadi Masela menjadi penanda bahwa proyek yang selama puluhan tahun tertunda akhirnya bergerak menuju realisasi. Pemerintah berharap proyek ini menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia yang mandiri di sektor energi sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional di tingkat global.

Redaksi/SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *