SUARA RAKYAT NEWS – Lonjakan fantastis harta kekayaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, memicu sorotan tajam publik. Di tengah statusnya sebagai tersangka dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), laporan LHKPN terbaru menunjukkan kekayaannya melonjak drastis dari Rp 906 juta menjadi Rp 12,98 miliar hanya dalam waktu sekitar satu tahun.
Data tersebut tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dirilis Kamis (4/6/2026). Kenaikan mencapai lebih dari Rp 12 miliar itu terjadi setelah Sony menduduki posisi strategis di BGN.
Lonjakan kekayaan itu langsung memunculkan tanda tanya besar di ruang publik. Bagaimana seorang pejabat negara dapat mengalami peningkatan aset hingga lebih dari 1.300 persen dalam waktu singkat?
Berdasarkan laporan tersebut, sebagian besar penambahan harta berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp 10,07 miliar, disusul kendaraan serta aset keuangan lainnya.
Situasi ini menjadi semakin sensitif karena Sony Sonjaya kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Letjen (Purn.) Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek titik Program MBG.
Penyidik menduga praktik jual-beli penentuan lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi pintu masuk aliran dana ilegal dalam proyek bernilai besar tersebut.
“Lonjakan kekayaan sebesar ini tentu harus dijelaskan secara transparan kepada publik. Penegak hukum perlu menelusuri apakah seluruh aset tersebut diperoleh secara sah atau berkaitan dengan dugaan korupsi proyek MBG,” ujar pengamat antikorupsi.
Kasus ini pun memantik kemarahan publik karena Program Makan Bergizi Gratis sejatinya dirancang untuk membantu kebutuhan gizi masyarakat dan anak-anak Indonesia. Namun di tengah program tersebut, justru muncul dugaan praktik korupsi yang menyeret pejabat tinggi negara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dari pihak Sony Sonjaya terkait sumber lonjakan hartanya. Sementara itu, Kejaksaan Agung disebut terus mendalami aliran dana dan kemungkinan adanya aset lain yang belum terungkap.
Skandal MBG kini tidak hanya menyeret nama pejabat tinggi negara, tetapi juga membuka pertanyaan lebih besar: seberapa dalam praktik permainan proyek terjadi di balik program yang seharusnya menyentuh rakyat kecil?
SKANDAL MBG! Harta Eks Waka BGN Sony Sonjaya Meledak Rp 12 Miliar dalam Setahun, Publik Pertanyakan Asal Usul Kekayaan
Saturday, 13 June 2026, 12:22 pm



