Prabowo Tegas! TNI, Polri, dan Kejaksaan Diminta Introspeksi: Bintang, Sepatu, Topimu dari Rakyat

Wednesday, 16 September 2026, 10:14 am

SUARA RAKYAT NEWS – Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi diri. Pesan tegas itu ditujukan kepada birokrat, prajurit TNI, anggota Polri, hingga jajaran Kejaksaan agar tidak pernah melupakan bahwa jabatan dan kehormatan yang mereka sandang berasal dari rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan secara serentak di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di NTB, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa seluruh penyelenggara negara harus berani mengevaluasi diri demi kepentingan rakyat.

«”Masalah bagi bangsa Indonesia juga masalah bagi kita semua. Saya minta kita introspeksi. Terutama para birokrat. Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi. Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu,” tegas Prabowo.»

Presiden juga menyampaikan pesan serupa kepada institusi Kejaksaan.

«”Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya di sana? Pakai bintang juga kau? Kau juga milik rakyat,” ujarnya.»

Prabowo menilai introspeksi sangat penting karena masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan hidup. Menurutnya, keberhasilan sebuah negara tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar rakyat, terutama pangan.

«”Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri,” kata Prabowo.»

Di akhir sambutannya, Prabowo mengaku bersyukur pemerintahannya telah mencatat berbagai capaian dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, ia mengakui berbagai program pemerintah tidak lepas dari tantangan dan perlawanan dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan.

«”Kita bersyukur prestasi-prestasi yang sudah kita hasilkan dalam waktu yang singkat dengan perlawanan, terutama dari kelompok-kelompok koruptor,” ungkap Presiden.»

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh aparatur negara dituntut bekerja dengan integritas, mengutamakan kepentingan rakyat, serta menjaga kepercayaan publik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Redaksi/SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *