SUARA RAKYAT NEWS — Peta kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi berubah drastis. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dikabarkan resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) kepada penyidik Kejaksaan Agung.
Langkah ini memicu spekulasi baru bahwa pengusutan kasus MBG bisa merembet ke pihak-pihak lain yang selama ini belum tersentuh proses hukum.
Sumber internal penegak hukum menyebutkan, permohonan JC diajukan setelah penyidik mendalami dugaan aliran dana, proses penentuan proyek, hingga lonjakan aset yang diduga terkait perkara tersebut.
“Permohonan sudah disampaikan. Intinya, yang bersangkutan siap memberikan keterangan lebih luas terkait proses dan pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujar sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dalam skema Justice Collaborator, seorang tersangka dapat memperoleh pertimbangan keringanan hukum apabila dinilai membantu membongkar perkara yang lebih besar serta mengungkap pelaku lain dengan peran lebih dominan.
Jika status JC dikabulkan, Sony disebut berpotensi membuka informasi mengenai:
– mekanisme penentuan lokasi proyek SPPG,
– dugaan aliran dana dari vendor,
– proses pengondisian proyek,
– hingga pihak-pihak yang diduga ikut menikmati keuntungan dari program MBG.
Perkembangan ini memunculkan dugaan bahwa kasus MBG tidak hanya melibatkan pejabat yang telah lebih dulu diperiksa, tetapi kemungkinan juga menyeret jaringan yang lebih luas.
Sejumlah nama dan kelompok disebut-sebut dalam dinamika penyidikan, mulai dari oknum birokrat, pihak swasta, hingga figur berlatar belakang militer purnawirawan yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek logistik pangan. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai pihak-pihak yang akan diperiksa lebih lanjut.
Pengamat hukum antikorupsi menilai status JC harus diberikan secara selektif dan berbasis bukti kuat.
“Justice Collaborator tidak boleh menjadi alat kompromi hukum. Semua keterangan tetap harus diverifikasi melalui alat bukti lain,” ujar pengamat hukum antikorupsi.
Sementara itu, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar pengajuan JC tersebut. Namun perkembangan terbaru kasus MBG disebut mulai menjadi perhatian serius karena dinilai dapat membuka babak baru dalam pengusutan dugaan korupsi program strategis nasional.
Kini publik menunggu: apakah pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya benar-benar akan membuka tabir aktor besar di balik skandal MBG, atau justru menjadi bagian dari strategi penyelamatan diri dalam pusaran kasus korupsi yang semakin melebar.
GEGER KASUS MBG! Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Aktor Besar di Balik Skandal
Saturday, 13 June 2026, 12:20 pm



