JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat sepakat memperkuat kerja sama strategis dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks dan berkembang.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dengan Direktur FBI Kash Patel di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi kedua lembaga penegak hukum dalam menangani berbagai bentuk kejahatan lintas negara, mulai dari terorisme, kejahatan siber (cyber crime), peredaran narkotika, hingga penipuan daring (online scam) yang kian mengancam keamanan global.
Dalam kerja sama tersebut, Polri dan FBI sepakat meningkatkan pertukaran informasi intelijen, koordinasi investigasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum.
Selain itu, kedua pihak juga membahas percepatan penanganan buronan internasional yang berstatus Interpol Red Notice, pengawasan terhadap ancaman peredaran fentanyl, serta pengembangan kerja sama teknis dalam menghadapi berbagai modus kejahatan lintas negara yang terus berkembang.
Direktur FBI Kash Patel menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat kemitraan dengan Polri sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum di tingkat internasional.
Sementara itu, kerja sama yang semakin erat antara Polri dan FBI diharapkan mampu memperkuat kemampuan kedua institusi dalam mengantisipasi serta menindak jaringan kejahatan transnasional yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan lintas batas negara.
Kolaborasi ini juga mencerminkan semakin pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi ancaman keamanan global yang tidak lagi mengenal batas wilayah maupun yurisdiksi negara.
Redaksi/ SRN



