Polri Buka Rekrutmen Akpol 2026, Janji Seleksi Bersih dan Tanpa Jalur Belakang

Tuesday, 19 May 2026, 04:38 am

JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia membuka rekrutmen terpadu tahun anggaran 2026. Proses penerimaan ini diklaim mengedepankan prinsip bersih, transparan, dan akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan rekrutmen dilakukan secara objektif, jujur, dan adil, sesuai arahan Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Penerimaan calon anggota Polri harus bersih. Artinya dilakukan secara objektif, jujur, adil, dan bebas dari korupsi, kolusi, serta nepotisme,” kata Isir, Selasa, 7 April 2026.

Ia menegaskan, proses seleksi hanya melalui satu jalur, yakni jalur reguler. Polri, kata dia, tidak membuka jalur khusus dalam bentuk apa pun.

Menurut Isir, transparansi dijaga dengan melibatkan pengawas internal maupun eksternal. Hasil seleksi juga disebut dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Dari proses verifikasi awal, sebanyak 5.432 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan atau kuota khusus dengan imbalan tertentu.

“Jika ada yang menawarkan hal semacam itu, abaikan,” ujar Isir.

Ia meminta masyarakat yang terlanjur menjadi korban untuk segera melapor melalui hotline rekrutmen atau ke Bareskrim maupun Direktorat Reserse di tingkat Polda.

Laporan juga dapat disampaikan apabila ada dugaan keterlibatan anggota Polri. Pengaduan, kata Isir, bisa dilakukan melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), termasuk melalui QR code maupun hotline rekrutmen di nomor 0821-1685-877.

Menurut dia, setiap laporan yang masuk akan diproses. Jika terbukti melibatkan personel, akan dikenai sanksi disiplin hingga kode etik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *