MAUT DI GARIS FINIS! Polisi Dalami Dugaan Penyebab Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Wednesday, 16 September 2026, 08:07 am

KOTAMOBAGU – Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut dalam ajang Open Tournament Tidar Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 yang menewaskan delapan penonton. Dugaan awal, mobil yang dikendarai pebalap Tian Ngantung kehilangan kendali setelah melewati garis finis dan kemudian menghantam area penonton.

Kecelakaan terjadi di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Insiden tersebut terjadi pada hari terakhir event yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis, 6 Agustus 2026.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan dugaan kehilangan kendali merupakan informasi awal yang diperoleh penyidik dari tempat kejadian perkara.

“Informasi awal dari TKP, yang bersangkutan mengalami lepas kontrol,” kata Abdul Kholik, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurut dia, Tian Ngantung dari tim Mc Joe diduga tidak mampu mengendalikan kendaraan setelah melewati garis finis. Mobil kemudian bergerak ke arah area penonton dan menghantam warga yang berada di sekitar lintasan.

“Yang bersangkutan tidak mampu mengendalikan kendaraannya, menghempas area penonton,” ujarnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.00-16.00 Wita. Kegiatan pada hari terakhir sebelumnya telah dimulai sejak sekitar pukul 09.00 Wita.

Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kendaraan keluar dari lintasan.

Tian Ngantung masih menjalani perawatan medis dan telah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Manado. Kondisinya menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pemeriksaan.

“Belum, belum. Kan ini masih berproses,” kata Abdul Kholik.

Ia mengatakan penyidik masih mengembangkan pemeriksaan untuk membuat perkara tersebut terang dan meminta seluruh pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Semuanya ini masih kita lengkapi, masih kita kembangkan untuk sekali lagi membuat terang perkara ini,” ujarnya.

12 Saksi Diperiksa

Sedikitnya 12 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik. Mereka berasal dari berbagai unsur yang dinilai mengetahui pelaksanaan kegiatan maupun kejadian saat kecelakaan.

Saksi yang diperiksa antara lain Ketua Panitia, Bendahara Panitia, serta pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara.

Polisi mendalami keterangan para saksi untuk mengurai rangkaian kejadian, termasuk kondisi lintasan, posisi penonton, jalannya perlombaan, hingga detik-detik sebelum kendaraan menghantam kerumunan.

Legalitas Event Turut Didalami

Selain penyebab kecelakaan, polisi turut memeriksa aspek penyelenggaraan event, termasuk legalitas kegiatan.

Abdul Kholik mengatakan pemeriksaan terkait izin dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

“Terkait izin kegiatan, tentu kita mendasari mekanisme yang ada dan semua sudah berproses,” katanya.

Penyidik kini masih mendalami seluruh aspek kejadian sebelum mengambil kesimpulan. Polisi perlu memastikan penyebab kendaraan kehilangan kendali serta mengetahui apakah terdapat faktor lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengamanan event.

Hingga proses penyelidikan dan penyidikan selesai, polisi belum menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara pidana atas kecelakaan yang merenggut delapan nyawa tersebut.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *