TRAGEDI DRAG RACE KOTAMOBAGU: HONDA JAZZ LEPAS KENDALI, 7 TEWAS, 9 TERLUKA

Wednesday, 16 September 2026, 05:49 am

KOTAMOBAGU – Ajang Tournament Drag Race dan Drag Bike di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, berubah menjadi tragedi maut.

Minggu (9/8/2026) yang seharusnya menjadi ajang adu kecepatan sekaligus wadah penyaluran hobi otomotif justru berakhir dengan jatuhnya korban jiwa.

Sebuah mobil peserta drag race mengalami kecelakaan setelah kehilangan kendali dan kemudian menghantam sejumlah penonton yang berada di sisi lintasan.

Sebanyak 16 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, mobil Honda Jazz yang dikemudikan pembalap Tian Ngantung dari tim Pangeran 05 McJoe awalnya melaju normal di lintasan.

Situasi berubah setelah kendaraan melewati garis finis dan memasuki area pengereman yang memiliki panjang sekitar 100 meter. Mobil kemudian mengalami crash dan kehilangan kendali sebelum meluncur ke arah sisi lintasan yang ditempati penonton.

Dalam hitungan detik, suasana perlombaan berubah menjadi kepanikan. Sejumlah penonton yang berada di sekitar lintasan tertabrak kendaraan tersebut.

Benturan keras mengakibatkan Honda Jazz mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan kendaraan.

Peristiwa tersebut kemudian menyebar luas di media sosial, termasuk Facebook dan TikTok. Rekaman kejadian yang beredar turut menjadi perhatian publik.

Polisi Amankan Kendaraan, Panitia Akan Diperiksa

Tragedi tersebut kini dalam penanganan Polres Kotamobagu. Polisi telah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, Iptu Ahmad Waafi, membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh penyebab dan rangkaian kecelakaan tersebut.

“Saat ini barang bukti kendaraan sudah kita amankan di Polres Kotamobagu. Perkara ini masih dalam proses penyelidikan. Pastinya kami akan memeriksa semuanya yang terlibat, maupun panitia,” ujar Ahmad Waafi.

Menurutnya, pemeriksaan akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk panitia penyelenggara.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.

Polisi juga akan mendalami berbagai aspek terkait pelaksanaan balapan, termasuk kondisi lintasan, area pengereman, posisi penonton, serta sistem pengamanan di lokasi.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui secara pasti faktor yang menyebabkan kendaraan kehilangan kendali hingga masuk ke area penonton.

Panitia Belum Berikan Keterangan

Tragedi di Kelurahan Upai kini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan ajang balap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan tersebut.

Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui secara terang apa yang sebenarnya terjadi di balik kecelakaan maut tersebut dan apakah terdapat unsur kelalaian dalam penyelenggaraan kegiatan.

Seluruh dugaan dan kemungkinan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi pihak kepolisian.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *