Prabowo Soroti Indonesia Belum Lolos Piala Dunia: Negara Kecil Bisa, Mengapa Kita Belum?

Wednesday, 16 September 2026, 03:47 am

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinannya terhadap prestasi sepak bola nasional. Menurutnya, Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 287 juta jiwa seharusnya memiliki potensi besar untuk tampil di ajang Piala Dunia, namun hingga kini cita-cita tersebut belum berhasil diwujudkan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Pertemuan dengan 150 Peneliti BRIN di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai ajakan melakukan evaluasi dan introspeksi nasional.

«”Kita negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, hampir 300 juta. Tapi saya terus terang sedih, hanya soal sepak bola saja kita belum mampu masuk Piala Dunia,” kata Prabowo.»

Sebagai contoh, Presiden membandingkan Indonesia dengan Cape Verde, negara kecil di Afrika yang hanya memiliki sekitar 500 ribu penduduk, namun mampu lolos ke putaran final Piala Dunia.

Menurut Prabowo, jumlah penduduk Cape Verde bahkan lebih sedikit dibandingkan satu kabupaten di Indonesia, seperti Sumedang. Namun, negara tersebut mampu mencatatkan prestasi yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia.

«”Ini fakta yang memang tidak enak didengar. Negara kecil seperti Cape Verde bisa masuk Piala Dunia. Penduduknya mungkin tidak sebanyak satu kabupaten di Indonesia, tetapi mereka bisa melakukannya,” ujarnya.»

Prabowo menegaskan bahwa perbandingan tersebut bukan untuk mengeluh ataupun mencari pihak yang harus disalahkan. Sebaliknya, Indonesia perlu belajar dari negara-negara yang berhasil membangun sepak bola secara sistematis.

«”Jangan mengeluh dan jangan mencari kambing hitam. Yang harus kita lakukan adalah introspeksi dan belajar. Mengapa mereka bisa berhasil? Apa yang mereka lakukan? Bagaimana sistem pembinaan mereka, siapa pelatihnya, dan bagaimana mereka membangun pemain sejak usia dini?” tegasnya.»

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menyinggung Ketua Umum PSSI Erick Thohir, yang menurutnya telah bekerja keras membenahi sepak bola nasional. Ia mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang berhasil melaju hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia, meski belum berhasil mengamankan tiket ke putaran final.

«”Mungkin yang tersinggung Menpora, tapi beliau juga sudah lama di PSSI dan sudah berjuang luar biasa. Kita kemarin hampir masuk Piala Dunia. Mungkin strateginya harus lebih pintar lagi,” ujar Prabowo disambut tawa peserta.»

Presiden menegaskan, Indonesia tidak kekurangan sumber daya manusia yang cerdas maupun berbakat. Tantangan terbesar adalah membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang sehat, serta tata kelola olahraga yang mampu melahirkan prestasi secara konsisten di tingkat dunia.

Pendapat Publik

Pernyataan Presiden Prabowo memantik diskusi luas di tengah masyarakat. Banyak kalangan menilai bahwa kegagalan Indonesia menembus Piala Dunia bukan semata persoalan kualitas pemain, tetapi juga menyangkut pembinaan usia dini, kualitas kompetisi nasional, tata kelola organisasi sepak bola, infrastruktur, hingga konsistensi kebijakan jangka panjang.

Menurut Anda, apa faktor utama yang masih menghambat Indonesia tampil di Piala Dunia? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar secara santun dan konstruktif.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *