BPMS GMIM dan Kapolda Sulut Turun Langsung! Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Pemulihan Gereja Pascakebakaran

Wednesday, 16 September 2026, 04:49 am

MINAHASA SELATAN – Wujud nyata kepedulian terhadap jemaat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM bersama Polda Sulawesi Utara. Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. bersama Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., mengunjungi Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah, Wilayah Amurang II, Kamis (6/8/2026), setelah kebakaran yang terjadi pada Kamis dini hari.

Kehadiran kedua pimpinan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada warga jemaat yang sedang menghadapi musibah, sekaligus memastikan proses penanganan awal berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu, BPMS GMIM menyerahkan bantuan dana sebesar Rp50.000.000 kepada Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi penanganan awal kerusakan fasilitas gereja akibat kebakaran serta meringankan beban jemaat dalam proses pemulihan, sehingga kegiatan pelayanan dan ibadah dapat kembali berlangsung dengan baik.

Peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas gereja yang digunakan sebagai sarana peribadahan jemaat.

Ketua BPMS GMIM, Pdt. Adolf Katuuk Wenas, menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah tersebut. Ia mengajak seluruh jemaat untuk tetap teguh dalam iman, memelihara pengharapan kepada Tuhan, serta saling menguatkan dan menopang dalam kasih Kristus di tengah situasi yang dihadapi.

Selain menyerahkan bantuan, Pdt. Adolf Wenas juga mengimbau seluruh jemaat GMIM dan masyarakat Sulawesi Utara agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan perkebunan.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api maupun instalasi listrik serta membangun budaya pencegahan sebagai langkah bersama untuk meminimalkan risiko terjadinya bencana serupa.

Pada kesempatan yang sama, BPMS GMIM mengajak seluruh jemaat GMIM di berbagai wilayah pelayanan untuk menunjukkan semangat solidaritas dengan menopang Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah melalui doa, perhatian, maupun bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

Sementara itu, kehadiran Kapolda Sulawesi Utara bersama jajaran Polda Sulut menjadi simbol sinergi antara gereja dan aparat kepolisian dalam memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Musibah ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan, terutama di tengah musim kemarau. Di sisi lain, respons cepat BPMS GMIM bersama Polda Sulawesi Utara mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial dalam membantu jemaat bangkit serta memulihkan kembali sarana ibadah yang terdampak.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *