DIDUGA TERLIBAT INTIMIDASI DOKTER ICHA, PDIP NONAKTIFKAN SEMENTARA ANGGOTA DPRD TTU

Wednesday, 16 September 2026, 08:10 am

SUARA RAKYAT NEWS – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, resmi menonaktifkan sementara kadernya, Veronika Lake, dari seluruh aktivitas kepartaian dan tugas di DPRD TTU. Keputusan tersebut diambil menyusul proses penyelidikan dugaan intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) yang kini tengah ditangani kepolisian.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan TTU, Carolus Sonbay, menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral partai sekaligus komitmen mengutuk segala bentuk intimidasi, khususnya terhadap tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas.

“Apabila nantinya terdapat kader PDI Perjuangan yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum berdasarkan putusan yang berkekuatan hukum tetap, partai tidak akan memberikan perlindungan politik dan siap menjatuhkan sanksi sesuai mekanisme organisasi serta AD/ART partai,” tegas Carolus, Selasa (30/6).

Meski demikian, DPC PDIP menegaskan bahwa penonaktifan sementara bukan berarti Veronika Lake dinyatakan bersalah. Langkah tersebut dilakukan untuk memberi ruang agar proses hukum dan pemeriksaan etik berlangsung secara objektif, independen, transparan, dan adil.

Veronika Lake sebelumnya disebut oleh pihak keluarga dr. Icha sebagai salah satu dari tiga anggota DPRD TTU yang diduga terlibat dalam peristiwa intimidasi saat dr. Icha menangani pasien korban gigitan ular di RS Leona Kefamenanu. Keluarga menyebut tekanan tersebut berdampak pada kondisi psikologis dr. Icha sebelum akhirnya meninggal dunia. Dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum diputus oleh pengadilan.

Sementara itu, Polres Timor Tengah Utara terus mengintensifkan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti. Polisi juga menggandeng ahli pidana dan ahli psikologi untuk mendalami dugaan intimidasi yang menjadi perhatian publik tersebut.

Redaksi/Suara Rakyat News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *