TRAGEDI DI BALIK OPERASI! Kapolda Perintahkan Usut Tuntas, Brigpol Randy Diperiksa Propam Usai Briptu Excel Gugur Saat Bertugas

Wednesday, 16 September 2026, 10:13 am

MANADO, SUARA RAKYAT NEWS – Sebuah operasi kepolisian yang bertujuan menjaga keamanan masyarakat berubah menjadi tragedi. Briptu Excel Mamuli gugur setelah terkena tembakan saat menjalankan tugas, sementara rekan satu timnya, Brigpol Randy, kini menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Utara.

Insiden memilukan itu terjadi di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Minggu (28/6/2026), ketika Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bolaang Mongondow Utara bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan keributan yang melibatkan sejumlah orang bersenjata tajam.

Berdasarkan penjelasan resmi Polda Sulut, tiga personel URC yang dipimpin Brigpol RT tiba di lokasi dan berupaya mengamankan situasi. Di tengah kondisi yang berlangsung sangat cepat dan dinamis, seorang terduga pelaku diduga hendak menyerang Briptu Excel Mamuli menggunakan senjata tajam.

Dalam situasi tersebut, Brigpol Randy mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada terduga pelaku. Namun, tembakan yang dilepaskan justru mengenai Briptu Excel hingga mengalami luka tembak serius.

Korban segera dievakuasi ke RSUD Bolaang Mongondow Utara sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Meski telah mendapatkan penanganan medis, Briptu Excel dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit pada pukul 22.15 WITA.

Peristiwa itu langsung mendapat perhatian serius pimpinan Polda Sulawesi Utara. Kapolda memerintahkan agar seluruh rangkaian kejadian diusut secara menyeluruh tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan Brigpol Randy telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan oleh Propam sebagai bagian dari proses penegakan disiplin dan kode etik Polri.

“Yang bersangkutan telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Sulut. Proses pemeriksaan masih berlangsung,” ujar Alamsyah.

Selain pemeriksaan etik, penyelidikan pidana juga terus berjalan untuk memastikan secara utuh kronologi kejadian, termasuk menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam penggunaan senjata api.

“Yang pasti sesuai arahan Pak Kapolda, kasus ini harus diusut sampai tuntas,” tegas Alamsyah.

Ia menambahkan, apabila hasil penyelidikan menemukan adanya unsur kelalaian, maka sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pasti akan ditindak tegas kalau ditemukan ada kelalaian,” katanya.

Pasca kejadian, Propam Polda Sulut bersama Satreskrim Polres Bolaang Mongondow Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa seluruh personel yang berada di lokasi guna memastikan proses investigasi berlangsung profesional, objektif, dan transparan.

Sementara itu, pengejaran terhadap dua terduga pelaku yang melarikan diri masih terus dilakukan. Dari tiga orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut, satu orang telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum.

Polda Sulawesi Utara juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Briptu Excel Mamuli yang meninggal saat menjalankan tugas negara.

“Atas nama Kapolda Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Polda Sulut berkomitmen menangani kejadian ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Alamsyah.

Kini perhatian publik tertuju pada hasil penyelidikan yang sedang berlangsung. Polda Sulut menegaskan seluruh fakta akan diungkap melalui proses hukum yang profesional dan transparan, sekaligus memastikan setiap bentuk pelanggaran, apabila terbukti, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Redaksi/SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *