Pemerintah resmi memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 sebesar Rp67 triliun. Dari semula Rp335 triliun, anggarannya kini tersisa Rp268 triliun.
Pemotongan itu dilakukan di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola sekaligus menekan beban fiskal dari salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengurangan anggaran tidak berarti pemerintah mengendurkan komitmen terhadap program MBG. Menurut dia, evaluasi dilakukan agar pelaksanaan program lebih efisien dan tepat sasaran.
Namun besarnya pemangkasan langsung memicu perhatian publik.
Sejak awal, program MBG memang menjadi salah satu janji politik paling ambisius pemerintahan Prabowo. Selain ditujukan untuk memperbaiki gizi anak sekolah dan menekan stunting, program itu juga diproyeksikan menjadi simbol keberpihakan negara terhadap generasi muda.
Di sisi lain, kebutuhan anggaran yang sangat besar membuat program tersebut terus menjadi sorotan. Sejumlah ekonom sebelumnya mengingatkan risiko tekanan terhadap APBN jika pelaksanaan tidak disertai pengawasan dan perhitungan fiskal yang ketat.
Pemangkasan Rp67 triliun kini memunculkan pertanyaan baru: apakah pemerintah sedang melakukan penyesuaian teknis semata, atau mulai mencari jalan tengah antara ambisi politik dan kemampuan keuangan negara.
Program Makan Gratis Prabowo Dipotong Rp67 Triliun, Publik Mulai Bertanya
Saturday, 13 June 2026, 14:55 pm



