103 ORMAS MERAPAT! HASHIM KUKUHKAN 20 ORGANISASI, FORMAS SIAP KAWAL PEMERINTAH PRABOWO

Wednesday, 16 September 2026, 03:47 am

JAKARTA – Konsolidasi organisasi masyarakat sipil melalui Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) semakin besar. Sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) baru resmi bergabung, sehingga total anggota FORMAS kini mencapai 103 organisasi.

Pengukuhan 20 ormas tersebut dilakukan di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam, bertepatan dengan peringatan HUT ke-2 FORMAS.

Ketua Dewan Pembina FORMAS, Hashim Djojohadikusumo, yang juga merupakan adik Presiden Prabowo Subianto, hadir dalam agenda pengukuhan tersebut.

Bergabungnya puluhan organisasi baru memperkuat konsolidasi FORMAS sebagai wadah berhimpunnya berbagai kelompok masyarakat yang menyatakan komitmen untuk mengambil bagian dalam pembangunan nasional.

Salah satu organisasi yang disebut bergabung adalah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Hashim: Bukan Sekadar Mendukung, tetapi Mengawal

Hashim mengatakan FORMAS diarahkan untuk memperkuat peran masyarakat dalam mendukung sekaligus mengawal berbagai program pemerintah.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mendorong terwujudnya cita-cita para pendiri bangsa, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hashim juga mengaitkan semangat tersebut dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

«“Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi.”»

Ia mengatakan masih adanya masyarakat yang belum menikmati kesejahteraan menjadi salah satu perhatian pemerintah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kata Hashim, lahir dari keprihatinan tersebut, khususnya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

«“Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat.”»

103 ORMAS DIMINTA AKTIF DALAM PEMBANGUNAN

Ketua Dewan Pakar FORMAS, Serian Wijatno, mengatakan bertambahnya anggota harus diikuti dengan peningkatan peran nyata organisasi masyarakat dalam pembangunan nasional.

Ia menegaskan ormas tidak seharusnya hanya menjadi penonton, tetapi harus mampu mengambil bagian dalam proses pembangunan.

Sementara itu, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati menyebut bergabungnya 20 organisasi baru semakin memperkuat semangat FORMAS dalam menjalankan perannya.

«“Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah.”»

FORMAS menegaskan keberadaannya bukan sekadar sebagai tempat berhimpunnya berbagai organisasi masyarakat. Forum tersebut ingin ikut memastikan program strategis pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menag: Indonesia Emas 2045 Tak Cukup dengan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan teknologi, dan bonus demografi.

Menurutnya, pembangunan Indonesia juga membutuhkan fondasi spiritual yang kuat. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga persatuan nasional.

Dukungan Sekaligus Pengawalan, Seberapa Kuat Peran 103 Ormas?

Dengan bertambahnya anggota menjadi 103 organisasi, FORMAS kini memiliki jaringan masyarakat yang semakin luas.

Namun, semakin besar konsolidasi tersebut, semakin besar pula tuntutan agar peran organisasi masyarakat tetap efektif dan mampu memberikan kontribusi nyata.

Dukungan terhadap pemerintah dan fungsi pengawasan idealnya berjalan beriringan. Sebab, masyarakat sipil bukan hanya dibutuhkan untuk mendukung program yang dinilai baik, tetapi juga memiliki posisi penting untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

Kini, dengan 103 ormas di dalam barisannya, FORMAS memasuki babak baru: seberapa besar konsolidasi tersebut mampu diterjemahkan menjadi kekuatan nyata untuk mendukung sekaligus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran?

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *