Pemerintah Kaji Ulang Penerima MBG, Siswa dari Keluarga Mampu Berpotensi Tak Lagi Dapat Makan Gratis

Wednesday, 16 September 2026, 02:32 am

JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Pemerintah mulai mengkaji ulang sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu opsi yang dibahas dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto adalah tidak lagi memberikan manfaat program kepada siswa yang berasal dari keluarga mampu.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, mengatakan pembahasan tersebut muncul dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Menurutnya, peserta rapat mendiskusikan agar bantuan difokuskan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

«”Tadi ada diskusi-diskusi di dalam bahwa untuk mereka yang katakanlah ada di desil 8, 9, 10 yang mapan, kaya, kaya sekali, itu memang tidak akan diberikan lagi,” kata Agustina.»

Kelompok desil 8, 9, dan 10 merujuk pada kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi berdasarkan klasifikasi ekonomi pemerintah.

Meski demikian, Agustina menegaskan pembahasan tersebut belum menjadi keputusan final. Pemerintah masih mengkaji berbagai skema penyaluran, termasuk mekanisme di sekolah yang memiliki siswa dari latar belakang ekonomi yang beragam.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan secara tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak yang paling membutuhkan.

Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan akhir mengenai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Redaksi/SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *