Sungai Marawuwung Berubah Wajah, Warga Likupang  Menjerit

Tuesday, 19 May 2026, 10:34 am

Minahasa Utara – Suara keresahan datang dari masyarakat lingkar tambang di Desa Likupang Satu, Kecamatan Likupang Timur. Kepada Suara Rakyat News, warga menyampaikan bahwa Sungai Marawuwung yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka kini mengalami perubahan drastis. 

Air sungai yang dulu jernih dan menjadi tumpuan utama untuk kebutuhan sehari-hari, kini berubah keruh, kekuningan, bahkan berminyak. Kondisi ini disebut telah berlangsung cukup lama dan mulai berdampak pada lahan pertanian yang rusak serta sumur gali yang tak lagi menghasilkan air bersih. 

“Dulu air sungai ini bisa langsung dipakai untuk sawah dan kebutuhan rumah tangga. Sekarang sudah tidak bisa lagi, bahkan sumur kami ikut keruh,” ungkap salah seorang warga Likupang Satu. 

Sungai Marawuwung memiliki peran vital bagi masyarakat: mengairi sawah, memberi minum ternak, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun kini, upaya tradisional untuk menjernihkan air tidak lagi efektif. 

Aliran sungai yang bermuara ke Kampung Ambon dan melewati pusat Kota Likupang hingga ke kawasan pantai menimbulkan kekhawatiran baru. Warga khawatir, jika pencemaran terus berlanjut, ekosistem pesisir dan laut Likupang yang menjadi sumber penghidupan nelayan juga akan ikut terancam.
***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *