SURVEI TERBARU! 81,5% PUBLIK PUAS DENGAN KINERJA PRESIDEN PRABOWO

Wednesday, 16 September 2026, 10:12 am

JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Survei Indonesia Development Monitoring (IDM) mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026 mencapai 81,5 persen. Tingginya angka tersebut disebut dipengaruhi oleh penilaian publik terhadap penegakan hukum, stabilitas ekonomi, serta pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah.

Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman, mengatakan masyarakat menilai pemerintah menunjukkan komitmen dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, dan menjalankan program-program yang manfaatnya mulai dirasakan.

> “Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” kata Dedy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Dalam aspek penegakan hukum, survei menunjukkan 86,7 persen responden menyatakan puas terhadap langkah pemerintah, terutama dalam penanganan dugaan korupsi yang berkaitan dengan sejumlah program prioritas, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, serta program bantuan sosial.

Di sektor ekonomi, 65,3 persen responden menilai pemerintah mampu menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika ekonomi global. Sementara itu, 61,4 persen responden menilai kondisi ekonomi saat ini berada pada kategori biasa saja, 10,1 persen menilai baik atau sangat baik, sedangkan 27,2 persen menyebut kondisi ekonomi buruk atau sangat buruk.

Survei juga mengukur tingkat dukungan terhadap sejumlah program prioritas pemerintah. Sekolah Rakyat menjadi program dengan tingkat persetujuan tertinggi, yakni 85,6 persen, disusul bantuan sosial sebesar 81,2 persen, Makan Bergizi Gratis (68,4 persen), dan Koperasi Desa Merah Putih (53,5 persen).

Dalam aspek komunikasi, 75,3 persen responden mengaku menyukai pola komunikasi Presiden kepada publik. Meski demikian, IDM menilai komunikasi pemerintah masih perlu diperkuat agar penyampaian kebijakan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan mudah dipahami.

Survei IDM dilaksanakan pada 11–20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka yang diverifikasi secara digital. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ±2,37 persen.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *