BGN TEMUKAN ANOMALI! 414 SPPG TERIMA DANA, TAPI DAPURNYA BELUM BEROPERASI

Wednesday, 16 September 2026, 09:12 am

JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap temuan penting dalam evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG diketahui telah menerima alokasi dana melalui rekening, meski sebagian di antaranya belum beroperasi atau ditemukan persoalan administrasi.

Atas temuan tersebut, BGN mengembalikan dana sebesar Rp311.246.295.184 ke kas negara sebagai langkah korektif untuk memastikan pengelolaan anggaran tetap akuntabel dan tepat sasaran.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan anomali tersebut terungkap setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap ribuan rekening virtual account milik SPPG di seluruh Indonesia.

> “Dalam proses pemeriksaan, setelah kami periksa semua ribuan rekening ini, kami menemukan semacam anomali,” kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Ditemukan Rekening Ganda hingga Dapur Belum Beroperasi

Menurut Sudaryono, setelah dilakukan verifikasi satu per satu, BGN menemukan 414 SPPG yang mengalami berbagai persoalan administrasi.

Sebagian di antaranya memiliki rekening virtual account ganda, sementara sebagian lainnya telah menerima alokasi dana meski dapurnya belum beroperasi atau belum siap memberikan layanan.

> “Kami telah menemukan adanya 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya double, atau dapurnya belum ada maupun belum beroperasi,” ujarnya.

Padahal, pemerintah pusat sebelumnya telah menyalurkan saldo ke rekening masing-masing SPPG melalui mekanisme virtual account sebagai bagian dari pelaksanaan Program MBG.

Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

Sebagai tindak lanjut atas hasil verifikasi tersebut, BGN mengembalikan seluruh dana yang belum dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya ke kas negara.

Nilai dana yang dikembalikan mencapai Rp311.246.295.184, dengan rincian:

Bank BRI: 121 SPPG sebesar Rp137,5 miliar.

Bank BNI: 117 SPPG sebesar Rp74 miliar.

Bank Mandiri: 129 SPPG sebesar Rp71,6 miliar.

Bank Syariah Indonesia (BSI): 19 SPPG sebesar Rp12,9 miliar.

Bank BTN: 28 SPPG sebesar Rp15,3 miliar.

> “Totalnya Rp311,2 miliar kami kembalikan ke kas negara dari hasil penyisiran yang kami temukan sampai dengan saat ini dari 414 SPPG,” ujar Sudaryono.

BGN Perkuat Pengawasan

Sudaryono menegaskan, pengembalian dana tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar setiap rupiah anggaran negara digunakan sesuai peruntukannya.

BGN juga akan terus melakukan verifikasi terhadap SPPG di berbagai daerah untuk memastikan hanya dapur yang telah memenuhi persyaratan operasional yang menerima dan menggunakan dana program.

Temuan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelaksanaan Program MBG secara nasional. BGN menegaskan langkah penyisiran rekening dan pengembalian dana dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal agar penyaluran anggaran berlangsung lebih transparan, tepat sasaran, dan akuntabel, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap salah satu program prioritas pemerintah.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *