JAKSA AGUNG ROMBAK JAJARAN JAMPIDSUS! Direktur Penyidikan Diganti di Tengah Sorotan Publik

Wednesday, 16 September 2026, 05:52 am

SUARA RAKYAT NEWS – Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Kejaksaan Agung dengan merotasi dan memutasi 29 pejabat, termasuk sejumlah pejabat strategis di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Nomor 831 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia, yang ditetapkan pada 22 Juli 2026.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya rotasi jabatan tersebut.

> “Benar (ada mutasi),” kata Anang saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).

Anang menjelaskan, rotasi dan mutasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi yang rutin dilakukan untuk kebutuhan promosi jabatan, pengisian posisi yang kosong, serta memperkuat kinerja institusi dalam memberikan pelayanan dan penegakan hukum kepada masyarakat.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian publik terjadi di lingkungan Jampidsus, yakni pergantian Direktur Penyidikan. Syarief Sulaeman Nahdi dimutasi menjadi Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jampidintel). Posisinya kini diisi oleh Rinaldi Umar, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.

Rinaldi Umar juga dikenal sebagai salah satu anggota Tim 9 dalam penanganan perkara Febrie Adriansyah, sehingga penunjukannya sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus menjadi sorotan di tengah penanganan sejumlah perkara besar yang sedang berlangsung.

Selain itu, Muhammad Syarifuddin, yang sebelumnya menjabat Direktur Pengendalian Operasi Jampidsus, mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Jampidsus juga turut mengalami rotasi sebagai bagian dari penataan dan penguatan organisasi Kejaksaan Agung.

Rotasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat efektivitas penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana khusus yang menjadi salah satu fokus utama Kejaksaan Agung.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *