GEMPA M7,7 GUNCANG FLORES! TSUNAMI TERDETEKSI, SEJUMLAH BANGUNAN DILAPORKAN RUSAK

Wednesday, 16 September 2026, 03:47 am

NUSA TENGGARA TIMUR — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa yang semula tercatat bermagnitudo 7,0 kemudian diperbarui BMKG menjadi M7,7 dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa terjadi pukul 05.58.24 WITA atau 04.58.24 WIB. Episenter berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada koordinat 8,41 LS dan 121,39 BT.

Guncangan dangkal dengan kekuatan besar tersebut langsung memicu peringatan dini tsunami. BMKG menetapkan sejumlah wilayah di NTT dan Sulawesi Selatan dalam status Siaga, sementara beberapa wilayah lainnya masuk kategori Waspada.

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah BMKG mencatat tsunami benar-benar terdeteksi di sejumlah titik berdasarkan pemantauan muka air laut.

Gelombang tertinggi dalam pemantauan awal tercatat di Maurole, Kabupaten Ende, mencapai 0,94 meter. Tsunami juga terdeteksi di Pelabuhan Kewapante, Sikka, setinggi 0,38 meter; Labuan Bajo, Manggarai Barat, 0,36 meter; Flores Timur 0,25 meter; Sikka 0,19 meter; Dompu, NTB, 0,17 meter; serta Bakalang, Alor, 0,14 meter.

Untuk wilayah berstatus Siaga, BMKG mencatat kawasan Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara dan Sikka bagian utara di NTT. Sementara di Sulawesi Selatan, status Siaga mencakup Selayar, Jeneponto dan Bantaeng.

Guncangan gempa dirasakan kuat di berbagai wilayah Flores. Warga dilaporkan panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun media ini juga menyebutkan sejumlah bangunan di wilayah Flores mengalami kerusakan, termasuk di Manggarai, Ngada, Sikka, Nagekeo dan Manggarai Timur. Salah satu bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan serius adalah gedung Bank NTT Cabang Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Kondisi tersebut menambah kekhawatiran warga setelah gempa besar disusul terdeteksinya tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

BMKG meminta masyarakat di wilayah yang masuk status Siaga untuk mengikuti arahan evakuasi. Sementara masyarakat di wilayah berstatus Waspada diminta menjauhi pantai dan tepian sungai serta terus memantau informasi resmi.

Gempa M7,7 mengguncang Flores, tsunami terdeteksi di tujuh lokasi, dan laporan kerusakan bangunan mulai bermunculan. Situasi masih dalam penanganan dan pemantauan otoritas terkait.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *