Sulut Terbaik I Akses Pendidikan, YSK Bawa Pulang Insentif Fiskal Rp2 Miliar

Saturday, 19 September 2026, 13:34 pm

MAKASAR — Kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di sektor pendidikan mendapat pengakuan pemerintah pusat. Sulut ditetapkan sebagai Terbaik I tingkat provinsi kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.

Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam kegiatan yang berlangsung di Makassar, dikutip Jumat (18/9/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Djamari Chaniago.

Capaian itu tidak berhenti pada penghargaan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari pemerintah pusat.

Insentif tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas capaian pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memperkuat akses penduduk terhadap layanan pendidikan.

Bagi Sulut, penghargaan ini menjadi catatan penting di tengah tuntutan pemerataan pendidikan. Akses terhadap layanan pendidikan bukan hanya soal ketersediaan sekolah, tetapi juga menyangkut kemampuan pemerintah memastikan masyarakat di berbagai wilayah memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.

Predikat Terbaik I Regional Sulawesi sekaligus menempatkan kinerja Pemprov Sulut di sektor tersebut sebagai salah satu capaian yang mendapat apresiasi dalam penilaian pemerintah pusat.

Namun, penghargaan tersebut juga membawa konsekuensi tanggung jawab. Predikat terbaik harus diikuti dengan keberlanjutan program dan peningkatan kualitas layanan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Insentif fiskal Rp2 miliar yang diterima Pemprov Sulut pun menjadi tambahan dukungan yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah sesuai ketentuan penggunaannya.

Bagi pemerintahan Yulius Selvanus, capaian ini menjadi modal sekaligus tantangan: mempertahankan prestasi, memperluas pemerataan, dan memastikan akses pendidikan tidak hanya menjadi indikator penilaian, tetapi benar-benar terasa hingga ke masyarakat di pelosok Sulawesi Utara.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *