5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Hendak Liput Anak Krakatau, SAR Berpacu dengan Waktu di Tengah Gelombang Tinggi

Wednesday, 16 September 2026, 03:48 am

BANTEN — Operasi SAR di perairan Selat Sunda berlangsung dalam kondisi penuh tantangan. Sebuah speedboat yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis, dilaporkan hilang kontak saat berada di sekitar Pulau Sebesi dan Gunung Anak Krakatau, Banten.

Kelima jurnalis tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunas, fotografer ANTARA Biro Banten; Arie Basuki, fotografer Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, jurnalis/fotografer iNews; Daus, fotografer Anadolu; serta Donal Husni, jurnalis/fotografer freelance.

Mereka berada dalam satu rombongan bersama seorang pemandu dan dua kru kapal. Rombongan tersebut diketahui menggunakan speedboat untuk menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus. Informasi mengenai titik terakhir keberadaan speedboat yang disampaikan keluarga salah satu jurnalis menjadi petunjuk awal bagi tim SAR untuk menentukan area penyisiran.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan tim SAR telah bergerak menuju lokasi terakhir speedboat tersebut.

Tim RIB dikerahkan untuk menyisir perairan dan mencari keberadaan kapal beserta seluruh penumpangnya. Namun, operasi tidak berlangsung mudah karena tim harus berhadapan dengan kondisi laut dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Gelombang laut setinggi sekitar 0,5 hingga 2 meter, angin kencang, serta guyuran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi sejumlah kendala di lapangan.

Kondisi tersebut memaksa tim SAR meningkatkan kewaspadaan selama penyisiran. Gelombang dan angin kencang dapat menyulitkan pergerakan kapal, sementara abu vulkanik yang turun di sekitar kawasan erupsi turut menjadi tantangan dalam operasi.

Meski menghadapi medan yang berat, tim SAR gabungan terus memperluas dan mempersempit area pencarian berdasarkan informasi mengenai posisi terakhir speedboat.

Hingga Selasa (8/9/2026), keberadaan speedboat yang membawa delapan orang tersebut masih belum diketahui. Upaya pencarian terus dilakukan untuk menemukan seluruh penumpang dan memastikan keselamatan mereka.

Operasi kini berpacu dengan waktu. Di tengah laut yang bergelombang dan aktivitas vulkanik yang masih berlangsung, tim SAR terus berupaya menemukan jejak delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Redaksi/ SRN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *