JAKARTA — Persija Jakarta menutup rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan. Macan Kemayoran menghancurkan klub Australia, Brisbane Roar, dengan skor telak 4-0 dalam laga uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026).
Hasil tersebut menjadi sinyal positif bagi Persija menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Pelatih Shin Tae-yong menilai timnya menunjukkan permainan agresif, disiplin, dan konsisten hingga peluit akhir.
“Tentu saya senang karena kami memenangkan pertandingan. Saya juga berterima kasih kepada para pemain karena mereka tampil sangat baik,” ujar Shin Tae-yong seusai pertandingan.
Persija langsung tampil menekan sejak awal. Keunggulan tuan rumah lahir melalui striker anyar asal Swedia, Alexander Jeremejeff, yang sukses menuntaskan eksekusi penalti untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, tekanan Persija semakin sulit dibendung Brisbane Roar. Kerim Memija memperbesar keunggulan menjadi 2-0, sebelum Jeremejeff kembali mencetak gol sekaligus membukukan brace.
Pesta gol Persija kemudian ditutup melalui gol bunuh diri pemain Brisbane Roar. Skor 4-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Penampilan Jeremejeff menjadi salah satu sorotan utama. Dua gol dalam laga terakhir pramusim itu menjadi modal berharga bagi penyerang berusia 32 tahun tersebut untuk menyambut kompetisi resmi.
Jeremejeff pun mengaku puas dengan performa tim. Menurut dia, Persija mampu mempertahankan fokus dan memperlihatkan kualitas permainan yang diharapkan pada laga persiapan terakhir.
“Menurut saya, kami bermain sangat baik. Ini adalah pertandingan persiapan terakhir; kami menunjukkan fokus yang sangat bagus,” kata Jeremejeff.
Kemenangan atas Brisbane Roar sekaligus memperpanjang catatan positif Persija sepanjang pramusim. Macan Kemayoran sebelumnya mengalahkan PSMS Medan 4-1 dan Arema FC 3-1 pada Piala Presiden 2026, serta menundukkan Police Tero 2-1 dan Chiangrai United 2-1 saat menjalani pemusatan latihan di Thailand.
Dengan demikian, Persija mengakhiri rangkaian pramusim dengan lima kemenangan. Catatan tersebut menjadi bekal penting bagi Shin Tae-yong untuk membawa tim memasuki persaingan kompetitif musim 2026/2027.
Di sisi lain, pelatih Brisbane Roar Michael Valkanis mengakui Persija berada dalam kondisi persiapan yang lebih matang. Faktor waktu menuju dimulainya kompetisi juga disebut membuat tim Australia tersebut kesulitan menghadapi permainan Persija.
“Seperti yang saya katakan kemarin, ini akan selalu menjadi tantangan berat bagi kami karena Persija sudah jauh lebih maju dalam persiapan mereka; mereka akan memulai liga minggu depan, sementara kami masih enam minggu lagi dari awal musim,” ujar Valkanis.
Persija kini harus segera mengalihkan fokus dari pramusim ke kompetisi resmi. Tantangan pertama telah menanti di kandang Borneo FC.
Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9/2026) pukul 19.00 WIB. Laga tersebut menjadi ujian kompetitif pertama Shin Tae-yong bersama Persija di Super League 2026/2027.
Dengan lini serang yang semakin tajam dan kehadiran Jeremejeff yang langsung menunjukkan produktivitas, Persija memiliki alasan kuat untuk menatap musim baru dengan optimisme. Namun, ujian sesungguhnya baru dimulai ketika kompetisi resmi bergulir.
Redaksi/ SRN



