KASUS TAMBANG PT HWR MELEDAK! Mantan Kadis ESDM Sulut Adrianus Tinungki Resmi Ditahan, WNA Tiongkok Diburu Kejati

Wednesday, 16 September 2026, 10:14 am

MANADO, SUARA RAKYAT NEWS – Penyidikan dugaan korupsi pengelolaan usaha pertambangan PT HWR memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara resmi menetapkan mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara, Adrianus Tinungki, sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan pada Kamis malam (18/6/2026).

Penetapan tersangka dilakukan setelah Adrianus menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Kejati Sulut. Usai proses pemeriksaan, ia keluar mengenakan rompi tahanan dan kemudian dibawa menuju Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado untuk menjalani masa penahanan awal selama proses penyidikan berlangsung.

Langkah penahanan tersebut menandai keseriusan penyidik dalam mengusut dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan sektor pertambangan yang melibatkan PT HWR.

WNA Asal Tiongkok Masuk DPO

Dalam perkara yang sama, Kejati Sulut juga menetapkan seorang warga negara asing berinisial HJ sebagai tersangka. HJ diketahui merupakan warga negara Tiongkok yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pertambangan yang sedang diselidiki.

Karena tidak memenuhi panggilan penyidik, HJ resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Status tersebut membuka ruang bagi aparat penegak hukum untuk melakukan langkah-langkah lanjutan guna memastikan yang bersangkutan dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

Sorotan pada Tata Kelola Pertambangan

Kasus PT HWR menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi besar. Penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam proses pengelolaan dan aktivitas pertambangan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara.

Keterlibatan mantan pejabat strategis di lingkungan ESDM Sulut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan, perizinan, dan tata kelola sektor pertambangan selama ini.

Hingga kini, Kejati Sulut masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab. Publik kini menanti pengungkapan lebih lanjut mengenai konstruksi perkara, besaran kerugian negara, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus yang mulai mengguncang sektor pertambangan Sulawesi Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *