Negara Teluk Sebut Iran Musuh Utama, Minta Jaminan dan Kompensasi

Tuesday, 19 May 2026, 04:38 am

Negara-negara Teluk menilai Iran sebagai ancaman utama bagi stabilitas kawasan. Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan perlunya jaminan keamanan serta kompensasi atas serangan yang disebut berasal dari Teheran.

Presiden UEA, Anwar Gargash, mengatakan terdapat perbedaan pandangan di dunia Arab terkait siapa yang dianggap sebagai musuh utama.

“Sebagian masyarakat Arab melihat Israel sebagai musuh utama, namun negara-negara Teluk memiliki pandangan berbeda,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis, 16 April 2026.

Menurut Gargash, Iran telah menyerang kawasan Teluk menggunakan ribuan rudal dan drone.

“Karena itu kami tidak mempercayainya dan memandangnya sebagai musuh utama,” kata dia.

UEA, lanjutnya, menuntut jaminan agar serangan serupa tidak terulang, serta meminta kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan. Ia membandingkan tuntutan tersebut dengan sikap Iran yang juga kerap meminta jaminan dan ganti rugi dalam konteks konflik kawasan.

“UEA memiliki kekhawatiran yang sah terhadap program nuklir Iran, rudal balistik, dan drone. Jika Iran menuntut jaminan, kami pun memiliki hak yang sama,” ujar Gargash.

Ia juga menyebut tindakan Iran sebagai ancaman terhadap stabilitas regional, termasuk terhadap negara-negara Teluk yang berperan sebagai mediator dalam hubungan diplomatik dan ekonomi.

“Iran telah menyerang semua pihak di kawasan, termasuk mereka yang berperan sebagai perantara,” kata dia.

Sebelumnya, Iran beberapa kali melancarkan serangan ke wilayah Teluk. Teheran menyebut langkah itu sebagai respons atas dugaan penggunaan wilayah negara-negara Teluk oleh Amerika Serikat untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Salah satu serangan dilaporkan menyasar fasilitas penyimpanan minyak milik perusahaan energi nasional Bahrain, Bapco Energies.

***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *