JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, akhirnya buka suara terkait tudingan yang menyebut dirinya memiliki atau menguasai dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Alih-alih hanya membantah, Dudung justru melontarkan tantangan terbuka kepada pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut. Ia mempersilakan siapa pun untuk memeriksa dan membuktikan klaim yang beredar.
“Kalau Pak Dudung punya dapur, silakan cek. Saya kasih hadiah nanti,” tegas Dudung dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Dudung, dirinya tidak memiliki dapur MBG, tidak terlibat dalam pengelolaan operasional, maupun menikmati keuntungan dari program tersebut. Ia menilai isu yang berkembang lebih banyak dibangun oleh spekulasi daripada fakta yang dapat diverifikasi.
Dudung menjelaskan bahwa keterlibatannya selama ini hanya sebatas menjembatani komunikasi antara sejumlah pesantren dan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah itu dilakukan setelah sejumlah pesantren mengajukan keinginan untuk ikut berpartisipasi dalam Program MBG.
“Saya hanya membantu mempertemukan. Selebihnya menjadi kewenangan BGN sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah pesantren yang diusulkan bahkan telah menyiapkan berbagai persyaratan administrasi. Namun hingga kini, proses realisasi masih berada pada tahap verifikasi dan penyesuaian regulasi.
Klarifikasi Dudung muncul di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap transparansi pelaksanaan Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Isu konflik kepentingan, pengelolaan dapur, hingga distribusi anggaran menjadi perhatian publik seiring meluasnya implementasi program tersebut di berbagai daerah.
Dengan pernyataan terbuka tersebut, Dudung berharap polemik yang berkembang dapat diuji berdasarkan fakta dan data, bukan sekadar narasi yang beredar di media sosial.
Dituding Punya Dapur MBG, Dudung Balik Menantang: “Buktikan, Saya Kasih Hadiah!
Monday, 15 June 2026, 09:33 am



