Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah pernyataan terbaru Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang dinilai sebagai peringatan keras terhadap kepemimpinan Iran.
Dalam konferensi pers yang dilaporkan oleh Reuters, Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak memberikan “jaminan keselamatan” bagi para pemimpin yang menurutnya terlibat dalam serangan terhadap Israel.
Pernyataan tersebut disebut banyak pihak sebagai sinyal ancaman terselubung terhadap kepemimpinan Iran, termasuk kepada pemimpin tertingginya, Mojtaba Khamenei.
Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi negaranya dari ancaman yang datang dari Iran.
Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu juga mengakui bahwa operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat belum tentu langsung mampu menjatuhkan pemerintahan ulama di Teheran.
Menurutnya, perubahan rezim di Iran pada akhirnya akan sangat bergantung pada dinamika politik internal dan keputusan rakyat Iran sendiri.
Belakangan ini, ketegangan antara Israel dan Iran memang terus meningkat. Kedua pihak dilaporkan saling melancarkan serangan udara, rudal, dan drone, yang membuat komunitas internasional khawatir konflik tersebut dapat meluas menjadi krisis regional di kawasan Timur Tengah.
📌 Sumber:
Reuters – laporan perkembangan konflik Israel–Iran.



