Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat masih menjadi tantangan utama Indonesia. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (02/02/2026).
Presiden mengingatkan bahwa meski Indonesia kaya sumber daya alam, masih banyak rakyat yang hidup dalam kesulitan. Karena itu, ia mengajak seluruh pemimpin di pusat dan daerah untuk bersatu, jujur, dan bertanggung jawab dalam mengelola kekayaan alam demi kepentingan rakyat.
Selain kemiskinan, Presiden Prabowo menyoroti persoalan sampah nasional yang kian mendesak. Pemerintah akan meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) serta membangun 34 proyek waste to energy di 34 kota guna mengatasi krisis TPA yang diproyeksikan penuh pada 2028.
Untuk memperbaiki kualitas permukiman, Presiden juga memperkenalkan program “gentengisasi”, yakni penggantian atap seng dengan genteng yang lebih sejuk dan estetis. Program ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan Indonesia yang lebih indah dan rakyat yang lebih bahagia.
Sumber : BPMI Setpres



