MINAHASA TENGGARA – Kebakaran hutan lindung di kawasan Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, hingga Minggu (2/8/2026) malam masih belum berhasil dipadamkan. Kobaran api masih terlihat di sejumlah titik, sementara tim gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.
Camat Silian Raya, Natalia Tangel, mengatakan laporan awal mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 09.45 Wita. Hingga malam hari, kobaran api masih terlihat dari kawasan Wisata Alam Camping Ground Selet, Kecamatan Silian Raya.
> “Kami menerima laporan kebakaran kawasan hutan lindung di wilayah Gunung Soputan sekitar pukul 09.45 Wita. Hingga malam ini, api masih terlihat dari lokasi Wisata Alam Camping Ground Selet,” kata Natalia Tangel, Minggu (2/8/2026).
Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri atas Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan pemerintah daerah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta mencegah kobaran api meluas. Mobil pemadam kebakaran juga diterjunkan ke titik-titik yang dapat dijangkau petugas.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, proses pemadaman dan pemantauan terus dilakukan mengingat kawasan Gunung Soputan merupakan hutan lindung yang memiliki fungsi penting bagi kelestarian lingkungan di Sulawesi Utara.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api baru agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Petugas gabungan masih bersiaga di lokasi hingga Minggu malam untuk memastikan kobaran api tidak meluas dan mengancam kawasan hutan lindung maupun wilayah di sekitarnya. Perkembangan situasi terus dipantau sambil menunggu hasil penanganan dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Redaksi/ SRN



