SUARA RAKYAT NEWS — Dua hari sebelum resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana masih sibuk menyusun rencana ekspansi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke luar negeri.
Targetnya bukan tanggung-tanggung: anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Timur Tengah.
Pada Ahad, 31 Mei 2026 waktu setempat, Dadan mengunjungi Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi. Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan para siswa yang sebagian besar merupakan anak PMI.
Dari pertemuan tersebut, muncul gagasan memperluas program MBG ke sekolah-sekolah Indonesia di luar negeri. Menurut Dadan, ide itu lahir setelah para siswa mengaku ingin ikut merasakan program makan bergizi yang selama ini dijalankan pemerintah di Indonesia.
Sepulang dari kunjungan itu, Dadan disebut mulai menyiapkan draf usulan untuk disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Usulan tersebut dirancang sebagai bagian dari pengembangan program prioritas pemerintah ke komunitas diaspora Indonesia.
Namun rencana itu belum sempat dipresentasikan.
Pada Selasa, 2 Juni 2026, Presiden Prabowo justru mengumumkan perombakan pimpinan Badan Gizi Nasional. Dadan Hindayana diberhentikan bersama dua wakil kepala badan lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.
Pergantian itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Pemerintah menyebut keputusan diambil setelah evaluasi terhadap kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun terakhir.
Perombakan tersebut langsung memicu perhatian publik karena terjadi di tengah besarnya ekspektasi terhadap keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program utama pemerintahan Prabowo.
Dadan Masih Bahas Ekspansi MBG di Arab Saudi, Dua Hari Kemudian Dicopot dari BGN
Monday, 15 June 2026, 11:33 am



