PRABOWO GASPOL BENAHI PENDIDIKAN! 71.744 Sekolah Direvitalisasi Tahun Ini

Monday, 15 June 2026, 12:59 pm

JAKARTA, SUARA RAKYAT NEWS – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus menggenjot reformasi sektor pendidikan nasional. Salah satu langkah besar yang kini dipercepat adalah program revitalisasi sekolah secara masif di seluruh Indonesia.

Komitmen tersebut mengemuka setelah Presiden Prabowo memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan itu membahas percepatan berbagai program prioritas pendidikan, termasuk revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

Dalam laporannya kepada Presiden, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah tahun 2025 telah rampung 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Tidak berhenti di situ, pemerintah menyiapkan langkah yang jauh lebih besar pada tahun 2026. Anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah mendapat persetujuan DPR dialokasikan untuk merevitalisasi 11.744 sekolah, ditambah program percepatan yang menyasar 60.000 satuan pendidikan lainnya.

Dengan demikian, total 71.744 sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK akan direvitalisasi tahun ini.

Program tersebut menjadi salah satu proyek pendidikan terbesar dalam beberapa dekade terakhir, terutama karena menyentuh banyak sekolah yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan infrastruktur tanpa perbaikan berarti.

Menurut Abdul Mu’ti, respons masyarakat terhadap program revitalisasi sekolah sangat positif, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Banyak sekolah yang selama puluhan tahun berada dalam kondisi memprihatinkan kini mulai mendapatkan fasilitas belajar yang lebih layak.

“Kami berkunjung ke daerah-daerah, terutama daerah 3T, mereka sangat berterima kasih. Walaupun sesuai undang-undang tanggung jawab pembangunan sekolah merupakan kewenangan pemerintah daerah, tetapi karena komitmen Bapak Presiden untuk meningkatkan mutu pendidikan, pemerintah pusat turun langsung merevitalisasi sekolah-sekolah tersebut,” ujar Abdul Mu’ti.

Selain memperbaiki infrastruktur pendidikan, pemerintah juga mengembangkan program Sekolah Nasional Terintegrasi, sebuah konsep sekolah unggulan nonasrama yang dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dengan standar nasional yang terintegrasi.

Program ini diharapkan menjadi model baru pendidikan Indonesia yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah.

Dengan target hampir 72 ribu sekolah direvitalisasi dalam satu tahun, pemerintahan Prabowo mengirim sinyal kuat bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu agenda utama nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *